Umar bih Khotob

Nabi Muhammad SAW. tidak meninggalkan wasiat tentang siapa yang akan menggantikan beliau sebagai pemimpin umat Islam setelah beliau wafat. Beliau menyerahkan persoalan tersebut kepada kaum muslimin sendiri untuk menentukannya. Karena itulah tidak lama setelah beliau wafat, sejumlah tokoh Muhajirin dan Anshar berkumpul untuk memusyawarahkan siapa yang akan dipilih menjadi pemimpin.

 

Adapun yang menjadi kesepakatan dari hasil musyawarah tersebut adalah memilih Abu Bakar menggantikan tugas Nabi sebagai kepala negara dan pemimpin masyarakat  yang digelari dengan Khalifah. Namun masa pemerintahan Abu bakar tidaklah lama, setelah beliau wafat umat Islam mempercayakan kepemimpiman umat Islam ketangan Khalifah Umar bin Khattab

 

Nama Umar tidak dapat dipisahkan dengan kejayaan Islam. Berbagai prestasi yang gemilang  yang telah dicapai yang belum pernah diperoleh pada masa sebelumnya. Sangatlah layak jika kemudian nama Umar punya tempat tersendiri dalam sejarah perkembangan Islam disejajarkan dengan pemimpin-pemimpin terkenal yang ada dikalangan suku Quraiys.

 

Salah satu sistem yang dikembangkan oleh Umar bin Khattab pada masa pemerintahannya adalah ekspansi  yang dilakukan secara besar-besaran dan pembaruan dalam sistem administrasi negara. Sehingga menjadi kekuatan politik bagi pemerintahan Islam pada waktu itu.

Sejarah mencatat nama Umar bin Khattab sebagai pembangun peradaban Islam. Khalifah kedua setelah Abu Bakar Ash-shiddiq ini adalah pendobrak dua kekuatan adidaya, Persia dan Romawi, yang telah berabad-abad mencekeram dunia. Kecerdasan dan kehebatan Umar tidak saja dapat dilihat dari jasa-jasanya, tapi juga dari kepribadiannya yang agung. Kondisi  fisik dan kemampuannya sangat menonjol menjadikan khalifah Umar mampu memikul tanggung jawab besar. Ia benar-benar telah melakukan pembaruan diberbagai bidang kehidupan .

 

Umar telah terbukti memiliki kualitas kepribadian yang agung yang mampu membawa umat islam kepada kejayaan. Kehebatan Umar telah mendapat pengakuan dari berbagai kalangan, baik yang beragama Islam maupun yang tidak.

 

Apa yang dilakukan Umar bin Kaattab merupakan langkah cemerlang, sehingga diangap pemerintahan paling berhasil dari empat masa Khulafaurrrasyidin, yang berhasil membawa umat Islam mencapai kejayaan di bidang politik dan kesejahteraan dibidang sosial ekonomi yang belum sempat dicapai pada masa pemerintahan Khalifah sebelum dan sesudahnya.

 

Biografi Umar bin Khattab ra.

Umar lahir dari keturunan yang mulia, Ia berasal dari suku Quraisy. Nasabnya bertemu dengan Rasulullah pada leluhur mereka yang kesembilan. Pohon keturuan Umar dapat ditelusuri sebagai berikut:  Umar adalah putra Khattab, putra Nufail, putra Abd al-‘Uzza, putra Riya, putra Abdullah, putra Qarth, putra Razah, putra ‘Adiy, putra Ka’ab, putra Lu’ay, putra Ghalib al-‘Adawi al-Quraisyi. Nasab Umar bertemu dengan nasab Nabi Muhammad SAW pada Ka’ab. Sementara itu, ibunda Umar adalah Hantamah putri Hasyim, putra al-Mughirah al-Makhzumiyah.

 

Ath-Thabari meriwayatkan bahwa Umar dilahirkan di Makkah kira-kira empat tahun sebelum perang Fijar dan dia telah tumbuh dengan sehat. Sedangkan Ibnu al-Atsir dalam Usul al-Ghabah meriwayatkan bahwa Umar dilahirkan tiga belas tahun sesudah kelahiran Rasulullah SAW. Umar adalah figur kefasihan dalam berbicara dan dalam balaghah, juga merupakan figur ketegasan dalam menyatakan dan membela hak. Semasa kecil dia suka menggembala kambing milik ayahnya, kemudian aktif berdagang ke Syam. Dia adalah seorang yang berasal dari keluarga dimana kemuliaan pada zaman jahiliah bermuara kepada mereka, disamping sebagai duta besar bagi puaknya pada masa itu.

 

Umar bin Khattab memeluk agama Islam pada tahun kelima dari kenabian.sebelum menjadi muslim, beliau termasuk pemimpin Quraiys yang sangat gigih menentang Islam. Oleh karena itu dengan masuknya beliau kedalam agama Islam sangat berpengaruh terhadap kaum Quraiys. Apalagi Umar adalah salah seorang yang disegani di kalangan kaum Quraiys.

 

Setelah Islam, Umar menjadi salah seorag sahabat Nabi Muhammad SAW. yang terdekat. ia digelari oleh Nabi Muammad SAW. dengan al-Faruq, artinya pembeda/pemisah. Maksudnya ,Allah telah memisahkan dalam  dirinya antara yang hak dan yan bathil. Hanya Umar yang begitu berani mengemukakan pikiran-pikiran dan pendapatnya di hadapan  NAbi SAW.

 

Namun, sebagian kalangan mengartikan al-Faruq sebagai penjaga Rasulullah dan pencerai berai barisan kaum kafir, musuh yang senantiasa membangkan dan melawan dakwah Rasul. Pada masa-masa awal memeluk Islam, Umar bertanya Kepada Rasul, “wahai Rasulullah, bukankah hidup dan mati kita dalam kebenaran?” Rasul Menjawab, “Ya, demi Allah, hidup dan mati kita dalam kebenaran.” Kemudian kembali Umar berkata,”jika demikian mengapa kita sembunyi-sembunyi dalam mendakwakan ajaran agama kita? Demi zat yang mengutusmu atas nama kebenaran, sudah saatnya kita keluar.

 

Umar juga dicatat sebagai orang yan pertama kali digelari Amir al-Mu’minin-pemimpin orang beriman. Seorang utusan dari Irak datang menghadap kepada Umar untuk memberitakan keadaan wilayah pemerintahan Irak. Saat tiba di Madinah, utusan itu masuk ke masjid  dan bertemu dengan Amr bin Ash. Ia bertanya tentang Khalifah Umar, “wahai Amr  maukah kau mengantarku menghadpa Amirul Mukminin?” Amr balik bertanya, “mengapa engkau memanggil Khalifah dengan Amirul Mukminin?” utusan itu menjawab , “ya, karena Umar adalah pemimpin  (amir), sementara kita adalah orang-orang beriman (mu’minin).” Amr menilai panggilan itu sangat baik. “Demi Allah, tepat sekali engkau mnyebutkannya.” Sejak itu, gelar Amirul Mukminin lekat pada Umar dan para khalifah sesudahnya.

 

Diantara kelebihan Umar bin Khattab ialah beliau memiliki sifat yang tegas yang ia warisi dari bapaknya, selain itu beliau adalah seorang pemimpin yang shaleh, adil, jujur dan   sederhana serta selalu mendahulukan kepentingan dan kemaslahatan orang banyak. Karakter-karakter tersebut menjadi modal utama beliau dalam mensukseskan politik pemerintahannya .

 

Kekhalifaan Umar bin Khattab (13-23 H / 634-644 M)

Sebelum Abu Bakar meninggal, ditunjuklah Umar bin Khattab sebagai penggantinya. Menurutnya hanya Umar bin Khattablah yang mampu untuk meneruskan tugas kepemimpinan umat Islam yang waktu itu berada pada saat-saat yang paling menentukan dalam sejarahnya yang akan mempengaruhi keberadaan Islam dan umatnya yang masih muda usianya, khususnya dengan banyaknya penaklukan-penaklukan umat Islam.

Sebelum Abu Bakar memutuskan untuk menetapkan Umar bin Khattab sebagai penggantinya, terlebih dahulu  beliau berkonsultasi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang datang menjenguknya, antara lain : Abd al-Rahman bin Auf,  Usman bin Affan, Usaid bin Hudlair al-Anshary, Said bin Zaid dan lain-lain dari kaum Muhajirin dan Anshar. Ternyata mereka tidak keberatan atas maksud  Khalifah untuk mencalonkan Umar bin Khattab sebagai penggantinya.

 

Melihat kondisi umat Islam waktu itu, penunjukan Abu Bakar terhadap Umar sebagai penggantinya merupakan pilihan yang sangat tepat. Umar adalah seorang yang berkharisma tinggi, dan mempunyai sifat yang adil amat disegani terutama terhadap orang yang mengenalnya. Salah satu bukti atas besarnya kharisma dan keadilan  Umar dihadapan pengikutnya adalah kebijaksanaannya ketika memecat Khalid bin Walid yang digelari Rasulullah saw dengan gelar pedang Allah yang amat dikagumi kawan maupun lawan. Pemecatan itu sendiri dilakukan sewaktu umat Islam sangat membutuhkan seorang panglima perang sehebat Khalid bin Walid. Tunduknya Khalid kepada kebijakan Umar itu menunjukkan betapa hebatnya kharisma Umar bin Khattab di mata kaum muslimin.

 

Umar yang namanya  dalam tradisi Islam adalah yang terbesar pada masa awal Islam setelah Muhammad SAW. telah menjadi idola para penulis Islam karena keshalehan, keadilan dan kesederhanaannya. Mereka juga mengannggapnya sebagai personifikasi semua nilai yang harus dimiliki oleh seorang khalifah.Wataknya yang yang terpuji menjadi teladan bagi para penerusnya.

 

Meskipun pengangkatan Umar  bin Khattab sebagai khalifah merupakan fenomena yang baru yang  menyerupai penobatan  putra mahkota, tetapi harus dicatat bahwa proses peralihan kepemimpinan tersebut tetap dalam bentuk musyawarah yang tidak memakai sistem otoriter. Sebab Abu Bakar tetap meminta pendapat dan persetujuan dari kalangan sahabat  Muhajirin dan Anshar.

 

Perkembangan Islam Sebagai Kekuatan Politik Masa Umar bin Khattab

Setelah Abu Bakar menyelesaikan tugas kekhalifaannya dan menyusul kepergian Rasulullah SAW. Kehadirat Allah SWT. Umar meneruskan langkah-langkahnya untuk membangun kedaulatan Islam sampai berdiri tegak. Kemmpuannya dalam melaksanakan pembangunan ditandai dengan keberhasilannya diberbagai bidang.

 

Pemerintahan dibawah kepemimpinan Umar dilandasi prinsip-prinsip musyawarah. Untuk melaksanakan prinsip musyawarah itu dalam pemerintahannya, Umar senantiasa mengumpulkan para sahabat yang terpandang dan utama dalam memutuskan sesuatu bagi kepentingan masyarakat. Karena pemikiran dan pendapat mereka sangat menentukan bagi perkembangan kehidupan kenegaraan dan pemerintahan. Umar menempatkan mereka dalam kedudukan yang lebih tinggi dari semua pejabat negara lainnya. Hal ini tidak lain karena dilandasi rasa tanggung jawab kepada Allah SWT.

 

Di zaman Umar gelombang ekspansi secara besar-besaran  pertama terjadi, ibukota Syiria, Damaskus ditaklukkan dan setahun kemudian (636 M), setelah tentara Bizantium kalah di pertempuran Yarmuk, seluruh daerah Syiriah jatuh ke bawah kekuasaan Islam. Dengan memakai Syiria sebagai basis, ekspansi diteruskan ke Mesir di bawah pimpinan Amr bin Ash dan ke Irak di bawah pimpinan Sa’ad bin Abi Waqash. Iskandaria ditaklukkan pada tahun 641 M. Dengan demikian,  Mesir jatuh di bawah kekuasaan Islam. Al-Qadisiyah, sebuah ibukota dekat Hirah di Irak, ditaklukkan pada tahun 637 M, dari sana serangan dilanjutkan ke ibukota Persia, al-Madain ditaklukkan pada tahun itu juga. Pada tahun 641 M, Musol dapat dikuasai. Pada masa kepemimpinan Umar bin Khattab ra, wilayah kekuasaan Islam sudah meliputi jazirah Arabiah, Palestina, Syiriah, sebagian besar wilayah Persia dan Mesir.

 

Umar mengajak dunia memeluk Islam dengan ajakan yang baik dan penuh hikmah. Setelah pasukan muslim menaklukkan Persia, Umar berwasiat kepada Sa’ad ibn Abi Waqash, ”kuperintahkan engkau untuk mengajak mereka memeluk Islam; ajakla mereka dengan cara yang baik, sebelum memulai pertempuran. Umar juga berwasiat kepada para pemimpin pasukan agar tidak memaksa penduduk setempat untuk mengganti agama mereka dengan Islam. Umar justru berwasiat agar umat Islam dapat memuliakan mereka dan tidak mengganggu praktik-praktik ibadah mereka.

 

Seiring dengan berkembang dan meluasnya wilayah kekuasaan Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab mengharuskan ia mengatur adminstrasi pemerintahannya dengan cermat. Dalam sejarah umat Islam, Umar bin Khattab dipandang sebagai Khalifah yang cukup berhasil mengembangkan dan mewujudkan tata pemerintahan dan sistem adminstrasi kenegaraan yang baik. Baik dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, politik, hukum  maupun  ekonomi.

 

Adapun sistem yang beliau terapkan dalam keihidupan sosial kemasyarakatan ialah menerapakan perlunya menghargai hak-hak individu dalam kehidupan masyarakat. Hal itu tampak pada masyarakat yang ditaklukkannya. Beliau memberikan kelonggaran dalam menjalankan ibadah menurut ajaran agamanya masing-masing.

 

Dalam bidang pemerintahan, kemasyarakatan dan kenegaraan, Umar menyelesaikan tiap permasalahan yang dihadapi tidak cukup dengan pengamatan fisik semata-mata. Semua diselesaikan dengan peelitian yang cermat, teliti dan seksama. Kebijakan ini diberlakukan ke seluruh wilayah yang menjadi tanggung jawab kekhalifaannya.Lebih jauh lagi, Umar berhasil menghapuskan sistem feodal Roma yang diterapkan di Suria, dan kemudian membagi-bagikan tanah di situ kepada penggarap yang asli, yang memang penduduk Suriah

 

Wilayah kekuasaan yang sangat luas itu mendorong Umar untuk segera mengatur administrasi negara. Administrasi pemerintahan diatur menjadi delapan wilayah propinsi, yaitu: Mekah, Madinah,Syiriah,Jazirah,Basrah,Kufah,Palestina dan Mesir,dan yang menjadi pusat pemerintahannya adalah Madinah. Sehingga dapat dikatakan bahwa Umar bin Khatab telah menciptakan sistem desentralisasi dalam pemerintahan Islam.

 

Sejak pemerintahan Umar, telah dilengkapi adminstrasi pemerintahan dengan beberapa jawatan yang diperlukan sesuai dengan perkembangan negara pada waktu itu. Jawatan-jawatan penting itu antara lain adalah; Dewan  al-Kharaj  (jawatan pajak) yang mengelolah adminstrasi pajak tanah di daerah-daerah yang telah ditaklukkan. Dewan al-Hadts (jawatan kepolisian) yang berfungsi untuk memelihara ketertiban dan menindak pelanggar-pelanggar hukum yang nantinya akan diadili oleh qadhi. Beliau juga telah merintis jawatan pekerjaan umum (Nazarat al-Nafiah), Jawatan ini bertangung jawab atas pembangunan dan pemeliharaan gedung-gedung pemerintah, saluran-saluran irigasi, jalan-jalan, rumah-rumah sakit dan sebagainya.

 

Pada masa pemerintahan Khalifah Umar juga telah didirikan pengadilan, untuk  memisahkan antara kekuasaan eksekutif  dan yudikatif  yang pada pemerintahan Abu Bakar, khalifah dan para pejabat adminstratif merangkap jabatan sebagai qadhi atau hakim. Awalnya konsep rangkap jabatan trersebut juga diadopsi pemerintahan Umar. Tetapi, seiring  dengan perkembangan keukasaan kaum muslimin, dibutuhkan mekanisme administraif  yang mendukung terselenggaranya sistem pemerintahan yang baik.

 

Setidaknya ada 3 faktor penting yang ikut andil mempengaruhi kebijakan-kebijakan umar dalam bidang hukum yaitu militer, ekonomi dan demografis (multi suku)

  1. faktor militer

Penaklukan besar-besaran pada masa pemerintahan Umar adalah fakta yang tak dapat difungkiri. Beliau menaklukan Irak, Syiria, Mesir, Armenia dan daerah-daerah yang ada di bawah kekuasaan Romawi dan Persia.[20] Untuk mewujudkan dan menyiapkan pasukan profesional, Umar menciptakan suatu sistem militer yang tidak pernah dikenal sebelumnya yaitu seluruh personil militer harus terdaptar dalam buku catatan negara dan mendapat tunjangan sesuai dengan pangkatnya. Pembentukan militer secara resmi menuntut untuk melakukan mekanimisme baru yang sesuai dengan aturan-aturan militer.

  1. faktor ekonomi

Dengan semakin luasnya daerah kekuasaan Islam, tentu membawa dampak pada pendapatan negara. Sumber-sumber ekonomi mengalir ke dalam kas negara, mulai dari kharaj (pajak tanah), jizyah (pajak perlindungan), ghanimah (harta rampasan perang), Fai’ (harta peninggalan jahiliyah), tak ketinggalan pula zakat dan harta warisan yang tak terbagi. Penerimaan negara yang semakin bertumpuk, mendorong Umar untuk merevisi kebijakan khalifah sebelumnya (Abu Bakar). Umar menetapkan tunjangan yang berbeda dan bertingkat kepada para rakyat sesuai dengan kedudukan sosial dan kontribusinya terhadap Islam. Padahal sebelumnya, tunjangan diberikan dalam porsi yang sama.

  1. faktor demografis

Faktor ini juga sangat berpengaruh pada kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Umar. Jumlah warga Islam non-Arab semakin besar setelah terjadi penaklukan sehingga kelompok sosial dalam komunitas Islam semakin beragam dan kompleks sehingga terjadi asimilasi antara kelompok. Terlebih lagi setelah kota Kufah dijadikan sebagai kota pertemuan antarsuku baik dari utara maupun selatan. Perbauran inilah yang membawa pada perkenalan institusi baru.

 

Dari uraian faktor-faktor yang ikut andil mempengaruhi kebijakan-kebijakan Umar di atas, dapat dipahami dan disimpulkan bahwa metodologi Umar dalam menetapkan hukum dipengaruhi oleh dua sikap yaitu beradaptasi dengan kemajuan zaman dengan kreatif dan berorientasi pada sejarah secara kontekstual

 

Beberapa Kasus Penetapan Hukum Umar

  1. Kasus Mauallaf

Dalam surah Taubah ayat 60, Allah telah menjelaskan bahwa ada delapan kelompok yang berhak menerima zakat. Diantaranya adalah muallaf yaitu orang yang masih lemah imannya, agar mereka tetap memeluk Islam dan orang yang dibujuk hatinya agar bergabung dengan Islam atau menahan diri untuk tidak mengganggu umat Islam. Namun pada masa pemerintahan Umar, orang-orang kafir tidak lagi mendapatkan zakat sebagaimana yang telah dilakukan oleh Rasulullah dan Abu Bakar dengan alasan bahwa kondisi umat Islam pada masanya telah kuat dan stabilitas pemerintahan sudah mantap.

 

Menurut Umar, muallaf dari kelompok kafir hanya berhak menerima zakat di kala Islam masih lemah, akan tetapi jika alasan itu sudah tidak ada (Islam sudah kuat) maka mereka tidak berhak lagi. Keputusan Umar ini berdasarkan penalaran ijtihad tahqiq al-manath (memperjelas dan merealisasikan alasan hukum syariat) yang tidak bersentuhan langsung dengan teks.[22] Keputusan ijtihad Umar tidaklah bertentangan dengan nash al-Qu’ran dan tidak menggugurkan hukum muallaf dari kelompok penerima zakat, melainkan hanya merupakan penerapan hukum untuk suatu kondisi dan pada saat tertentu karena ada maslahah yang perlu dicapai. Sedangkan muallaf dari golongan Islam tetap mendapatkan zakat.

  1. Kasus potong tangan bagi pencuri

Dalam hukum Islam, pencurian yang dilakukan oleh seseorang akan dihukum  dengan hukuman potong tangan. Namun terkadang sebagian umat Islam tidak memahami model-model pencurian yang mendapat hukuman potong tangan, bahkan terkadang arogan untuk menvonis semua pencuri dihukum dengan hukuman potong tangan, sehingga menimbulkan imej bahwa hukum Islam itu tidak manusiawi. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa Umar pernah tidak memberlakukan hukum potong tangan terhadap pencurian di kala umat Islam terbelit krisis ekonomi. Umar tidak menentang hukum potong tangan akan tetapi memperketat kriteria seorang pencuri dijatuhi hukuman yang sangat berat ini.

 

Oleh karena itu, kasus pencurian perlu difahami dan diteliti secara menyeluruh, bukan saja menyangkut objek, materi curian akan tetapi juga memahami penyebab terjadinya kejahatan itu sendiri dan sudah barang tentu pelakunya. Pada akhirnya hukuman potong tangan tidak semudah yang dipahami oleh sebagian umat Islam saat ini, sehingga tidaklah layak mengatakan bahwa Islam tidak mengenal HAM. Dan sangat perlu diingat bahwa menjaga keamanan masyarakat itu lebih penting, meskipun dengan cara mengorbankan seseorang yang sudah menjadi sampah masyarakat.

  1. Kasus ghanimah

Sejarah Islam telah menjelaskan kepada umat Islam bahwa harta yang dihasilkan dari kontak senjata dengan non-Islam, seperlimanya dialokasikan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dalam al-Qur’an. Sedang empat perlima dibagikan kepada pasukan yang ikut dalam peperangan. Namun Umar yang menjadi khalifah kedua tidak memberlakukan hukum di atas dengan berbagai pertimbangan.

 

Pertimbangan Umar dapat disimpulkan dari sidang musyawarah yang diadakan oleh beliau dengan para sahabat-sahabatnya sebagai berikut:

  1. Penaklukkan tidak selamanya terjadi terus menerus dan  penghasilan negara Islam tentunya akan berkurang.
  2. Menjaga ekonomi dan keuangan negara
  3. Kecenderungan umat Islam untuk berperang bukan lagi atas dasar kejayaan Islam akan tetapi karena harta rampasan.
  4. Belanja negara yang semakin besar dan membengkak seperti biaya operasional penjaga perbatasan dan perlengkapan militer serta santunan janda-janda dan anak-anak.

Pemaparan dan penjelasan berikut contoh-contoh keputusan Umar yang tertera di atas dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam memahami teks-teks al-Qur’an dan Sunnah sekaligus dijadikan sebagai metode dalam mencetuskan hukum. Beberapa point penting yang terkait dengan alasan perubahan hukum yang dilakukan oleh Umar sebagai berikut :

  1. Memperhatikan dan mengkaji alasan hukum (illat al-ahkam)
  2. Hikmah dan kemashlahatan manusia di dunia dan akhirat
  3. Perkembangan masyarakat yang terus berkembang dan berubah
  4. Kondisi kehidupan masyarakat

Selain membentuk lembaga peradilan negara  dalam upaya penegakan hukum, Umar juga membentuk lembaga-lembaga negara lain, guna menunjang tugas-tugas pemerintahan. lembaga-lembaga yang dibentuk itu antara lain Lembaga Pendaftaran dan pencatatan penduduk yang bertugas melakukan sensus penduduk. Sebuah lembaga yang pernah ada sebelumnya. Disamping itu Umar juga membentuk Dinas (kantor) pos, Kas Negara (baitul mall), percetakan negara  yang bertugas untuk mencetak uang resmi pemerintah, lembaga-lembaga pemasyarakatan, dan markas-markas tentara. Lembaga-lembaga tersebut tersebar disetiap wilayah dan ditangani oleh orang-orang atau penduduk setempat.

 

Dalam pemerintahan Umar seluruh pejabat dan pegawai pemerintahan harus mampu melaksnakan tugas dengan baik, karena Umar juga menggunakan petugas intelejen untuk mengawasi mereka, serta selalu mencari keterangan tentang kemungkinan penyalahgunaan wewenang atau tindakan yang tidak adil terhadap penduduk.

 

Umar adalah seorang khalifah yang bersikap keras dan tegas kepada kepada para gubernurnya (pembantunya). Dia begitu khawatir mereka akan bertindak dengan tindakan yang akan membuat rakyat takut kepada mereka, mau menghinakan diri dan dengan demikian berarti mereka telah dididik menjadi pengecut dan berkarakter tidak baik. Untuk itu ia selalu membuka diri untuk menerima berbagai keluhan dari para pembantunya, lalu hal tersebut  disampaikan kepada masyarakat luas dalam khutbanya.

Dan hal yang paling penting juga bahwa pada masa pemerintahan Umar bin Khattab penetapan kalender Hijriah dimulai  sebagai kalender Islam, dengan  peristiwa hijrah sebagai titik awal penghitungan sistem kalender dalam Islam.

 

Khalifah Umar bin Khattab memerintah selama 10 tahun (13-23 H/634-644 M), beliau dibunuh oleh seorang budak dari Persia bernama Abu Lu’luah.[ Tidak diketahui latar belakang dan tujuan utama pembunuhan itu. Tetapi para ahli sejarah mengatakan, bahwa terdapat permusuhan yang meningkat antara bangsa Persia dengan Khalifah Umar bin Khattab. Permusuhan itu antara lain disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:

 

  1. Dimasa Umar negara Persia dibuka oleh Islam dan bangsa Arab masuk ke daerah itu. Kemungkinan hal itu dianggap bangsa Persia sebagai penjajahan, sedangkan Persia adalah satu negara besar yang tidak pernah dijajah atau ditundukkan oleh siapapun.
  2. Banyak pembesar Persia seperti raja, menteri-menteri dan lain-lainnya yang kehilangan jabatan. Hal ini menimbulkan rasa kesal dan tidak puas, apalagi sebelumnya kekuasaan mereka sangat luas dan memiliki banyak hamba sahaya dan pengikut.
Advertisements

APB Desa Pesantren TA 2015

KEPALA DESA PESANTREN KECAMATAN TAMBAK
KABUPATEN BANYUMAS

RANCANGAN PERATURAN DESA PESANTREN KECAMATAN TAMBAK.KABUPATEN BANYUMAS
NOMOR : 10 TAHUN 2015
T E N T A N G
ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA PESANTREN
KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS
TAHUN ANGGARAN 2016

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA DESA PESANTREN

Menimbang : a. bahwa sesuai dengan ketentuan Peraturan Bupati Kabupaten Banyumas Nomor 15 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Keuangan Desa;
b. bahwa Rancangan Peraturan Desa sebagaimana dimaksud pada huruf a, telah dibahas dan disepakati bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa Pesantren Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b perlu menetapkan Peraturan Desa Pesantren Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDesa) Tahun Anggaran 2016;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara tahun Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495)
2. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 213, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 168, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5558);
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 111 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2091);
5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2093);
6. Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas. Nomor 8 Tahun 2009 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Banyumas Tahun 2009. Nomor 5 Sei E. );
7. Peraturan Bupati Nomor 15 tahun 2015 tentang Pengelolaan Keuangan Desa; (Lembaran Daerah Kabupaten Banyumas Tahun 2015. Nomor 5 Sei E. );
8. Peraturan Desa Pesantren Nomor 3 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa ( RPJMDes);
9. Peraturan Desa Pesantren Nomor 9 Tahun 2015 tentang Rencana Kerja Pemerintahan Desa Tahun 2016 (RKPDes) (Lembaran Desa Pesantren Kecamatan Tamak Banyumas Tahun 2015. Nomor 9/2015 );

Dengan Kesepakatan Bersama

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA PESANTREN.KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS
Dan
KEPALA DESA PESNTREN

MEMUTUSKAN
Menetapkan : PERATURAN DESA TENTANG RANCANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA PESANTREN KECAMATAN TAMBAK. KABUPATEN BANYUMAS TAHUN ANGGARAN 2016

Pasal 1
Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2016 dengan rincian sebagai berikut:
1 Pendapatan Desa Rp 1.660.923.458,-
2 Belanja Desa
a. Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa Rp 931.131.858.,-
b. Bidang Pembangunan Rp 611.100.000.-
c. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Rp. 73.100.000.-
d. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rp 41.704.000,-
e. Bidang Tak Terduga Rp 3.887.600,-
Jumlah Belanja Rp. 1.660.923.458,-
Surplus/Defisit Rp. 4.927.250,-
= = = = = = = = = ===
3 Pembiayaan Desa
a. Penerimaan Pembiayaan Rp. 1.096.750.-
b. Biaya Administrasi Bank Rp 24.000,-
c. Pengeluaran Pembiayaan Rp. 6.000.000,-
Selisih Pembiayaan ( a-b+c ) Rp. (4.927.250,-)
= = = = = = = = = =====

Pasal 2

Uraian lebih lanjut mengenai hasil Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa sebagaimana dimaksud Pasal 1, tercantum dalam lampiran Peraturan Desa ini terdiri dari:
1. Lampiran I : Rincian APBDesa Tahun Anggaran 2016

Pasal 3
Lampiran-lampiran sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Desa ini.
Pasal 4
Peraturan Desa ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang dapat mengetahui, memerintahkan pengundangan Peraturan Desa ini dalam Lembaran Desa dan berita Desa oleh Sekretaris Desa.

Ditetapkan di Pesantren.
pada tanggal Desember 2015.
KEPALA DESA PESANTREN,

HAMIDUN.
Diundangkan di Pesantren
pada tanggal Desember 2015
SEKRETARIS DESA PESANTREN

ROMELAN,

LEMBARAN DESA PESANTREN KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2015 NOMOR. / 140.

NOTA KESEPAKATAN
ANTARA
PEMERINTAH DESA PESANTREN
DENGAN
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA PESANTREN

NOMOR : 10/2015
TANGGAL : Desembar 2015

TENTANG

PERSETUJUAN BERSAMA ATAS
RANCANGAN PERATURAN DESA TENTANG
ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA
TAHUN ANGGARAN 2016

Yang bertanda tangan di bawah ini :

1. Nama : HAMIDUN
Jabatan : Kepala Desa Pesantren
Alamat Kantor : Desa Pesantren RT 02 RW 01 Kecamatan Tambak

bertindak selaku dan atas nama Pemerintah Desa Pesantren, selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama;

2. a. Nama : SUPRIYANTO, S.Pd
Jabatan : Ketua BPD Desa Pesantren
Alamat Kantor : Desa Pesantren RT 02 RW 01 Kecamatan Tambak

b. Nama : MUNFAKIR KHARIRUDIN
Jabatan : Wakil Ketua BPD Desa Pesantren
Alamat Kantor : Desa Pesantren RT 02 RW 01 Kecamatan Tambak

c. Nama : WARSITA, S.Pd
Jabatan : Perwakilan Anggota BPD Bidang Pemerintahan
Alamat Kantor : Desa Pesantren RT 02 RW 01 Kecamatan Tambak

bertindak atas nama Badan Permusyawatan Desa Pesantren, selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua;
dengan ini menyatakan bahwa para pihak sepakat terhadap Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Tahun Anggaran 2016 dengan rincian sebagai berikut :
Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2016 dengan rincian sebagai berikut:
1. Pendapatan Desa Rp 1.660.923.458,-
2. Belanja Desa
a. Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa Rp 931.131.858.,-
b. Bidang Pembangunan Rp 611.100.000.-
c. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Rp. 73.100.000.-
d. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rp 41.704.000,-
e. Bidang Tak Terduga Rp 3.887.600,-
Jumlah Belanja Rp. 1.660.923.458,-
Surplus/Defisit Rp. 4.927.250,-
= = = = = = = = = ===
d. Pembiayaan Desa
a. Penerimaan Pembiayaan Rp. 1.096.750.-
b. Biaya Administrasi Bank Rp 24.000,-
c. Pengeluaran Pembiayaan Rp. 6.000.000,-
Selisih Pembiayaan ( a-b+c ) Rp. (4.927.250,-)
= = = = = = = = = =====

Secara lengkap Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Tahun Anggaran 2016 yang disusun dalam Lampiran yang menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan Nota Kesepakatan ini.
Demikianlah Nota Kesepakatan ini dibuat untuk dijadikan dasar dalam penyusunan Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Tahun Anggaran 2016.

Desa Pesantren Kecamatan Tambak tanggal Desember 2015

KEPALA DESA PESANTREN
KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA PESANTREN.
KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS

selaku, selaku,
PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

(HAMIDUN) (SUPRIYANTO, S.Pd)

KETUA

(MUNFAKIR KHARIRUDIN)

WAKIL KETUA

(WARSITA, S.Pd)
PERWAKILAN ANGGOTA

BADAN PERMUSYWARATAN DESA PESANTREN.
KECAMATAN TAMBAK
KABUPATEN BANYUMAS
Alamat : Desa Pesantren RT 02 RW 01 Kecamatan Tambak
Nomor Telepon : (0287) 473411 Faksimile :

KEPUTUSAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA PESANTREN.
KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS
NOMOR 10 TAHUN 2015.
T E N T A N G
PERSETUJUAN ATAS RANCANGAN PERATURAN DESA
TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA PESANTREN
KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS
TAHUN ANGGARAN 2016.

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PIMPINAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA PESANTREN.
KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS,

Menimbang : a. bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 20. Peraturan Bupati Banyumas Nomor 15. Tahun 2015 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, Kepala Desa menyampaikan rancangan Peraturan Desa tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) kepada Badan Permusywaratan Desa (BPD) untuk dibahas dan disepakati bersama;
b. bahwa Kepala Desa Pesantren Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas telah menyerahkan rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Tahun Anggaran 2016 kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pesantren Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas pada tanggal 16 Juni 2015.;
c. bahwa pada tanggal 20 Oktober 2015 telah diadakan musyawarah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pesantren Kecamatan Tambak. Kabupaten Banyumas untuk membahas rancangan Peraturan Desa sebagaimana dimaksud pada huruf b bersama dengan Pemerintah Desa Pesantren Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas;
d. bahwa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pesantren Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas menyetujui rancangan Peraturan Desa yang telah dibahas bersama sebagaimana dimaksud pada huruf c;
e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, huruf b, huruf c dan huruf d perlu menetapkan Keputusan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tentang Persetujuan Atas Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2016;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara tahun Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495)
2. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 213, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 168, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5558);
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2093);
5. Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas. Nomor 8 Tahun 2009 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Banyumas Tahun 2009. Nomor 5 Sei E. );

MEMUTUSKAN

Menetapkan :
KESATU : Menyetujui Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan
dan Belanja Desa Pesantren Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas
Tahun Anggaran 2016
KEDUA : Pagu anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Pesantren
Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2016 adalah
sebagai berikut:

1. Pendapatan Desa Rp 1.660.923.458,-
2. Belanja Desa
a. Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa Rp 931.131.858.,-
b. Bidang Pembangunan Rp 611.100.000.-
c. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Rp. 73.100.000.-
d. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rp 41.704.000,-
e. Bidang Tak Terduga Rp 3.887.600,-
Jumlah Belanja Rp. 1.660.923.458,-
Surplus/Defisit Rp. 4.927.250,-
= = = = = = = = = ===
e. Pembiayaan Desa
a. Penerimaan Pembiayaan Rp. 1.096.750.-
b. Biaya Administrasi Bank Rp 24.000,-
c. Pengeluaran Pembiayaan Rp. 6.000.000,-
Selisih Pembiayaan ( a-b+c ) Rp. (4.927.250,-)
= = = = = = = = = =====

KETIGA : Keputusan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ini menjadi
dokumen pengajuan evaluasi Rancangan Peraturan Desa sebagaimana
dimaksud pada diktum KESATU oleh Kepala Desa Pesantren
Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas kepada Camat Tambak
Kabupaten Banyumas.

KEEMPAT : Keputusan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ini berlaku sejak
tanggal ditetapkan.

Telah di Evaluasi Bupati/walikota
a.n. Camat …….
ttd
(………………………………………..) Ditetapkan di Desa Pesantren
Pada tanggal 23 Oktober 2015

KETUA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA PESANTREN KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS,

SUPRIYANTO, S.Pd

3 KABAG HUKUM 3
4 KEPALA DPPKAD 4
5 KABID ANGGARAN DPPKAD 5
6 KASI BINA KEUANGAN DPPKAD 6
7 KABAG PEMERINTAHAN 7

Menjadi Kuat dengan Hinaan

Kritik, mungkin bisa diterima. Tapi hinaan? Tidak semua manusia bisa terima jika mereka dihina. Manusia tidak pernah mau direndahkan oleh siapapun. Namun, meskipun tidak mau dihina, mereka memiliki…

Source: Menjadi Kuat dengan Hinaan

blangko utang

DAFTAR PERINCIAN GAJI
PERANGKAT DESA PESANTREN

Nama / Umur : KUSYANTA / 41 Tahun
Jabatan / Pangkat : Perangkat Desa/Staf Kasi Kesra Golongan : –

PENERIMAAN

Gaji Pokok : Rp.,-
Tunjangan Istri : Rp. –
Tunjangan Anak : Rp. –
Tunjangan Jabatan : Rp. ,-
Tambahan Penghasilan : Rp.,-
Asuransi Kesehatan/BPJS : Rp. 45.000,-
Asuransi Hari Tua/DPLK : Rp. 100.000,-

Jumlah Penerimaan Kotor : Rp.,-

POTONGAN – POTONGAN

Taspen : Rp.
Perumahan : Rp.
Koperasi : Rp.
Dharma Wanita : Rp.
PT Bank BPD Jateng : Rp.
PT Bank BRI : Rp.
PT Bank Gunung Simping : Rp.
Asuransi Hari Tua/DPLK : Rp.100.000,-
Asuransi Kesehatan/BPJS : Rp. –

Jumlah Potongan : Rp.100.000,-

Penerimaan Bersih : Rp.,-

Juru Bayar Kantor/Kesatuan

WARKHANUDIN

SURAT PERSETUJUAN

Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : ETI KUSENDANG
Alamat : RT 04 RW 01 Desa Pesantren Kec.Tambak Kab.Banyumas
Pekerjaan : Mengurus rumah tangga
Status : Istri

Dengan ini memberikan ijin dan memberi persetujuan kepada Suami saya untuk mengajukan dan menerima kredit di PD.Bank Perkreditan Rakyat BKK Purwokerto Cabang Tambak sebesar : Rp.5.000.000,- ( Lima juta rupiah ).
Dan selanjutnya apabila terjadi keterlambatan angsuran maka saya ikut bertanggung jawab sepenuhnya dan menyelesaikan hingga kredit tersebut lunas.
Demikian surat persetujuan ini saya buat untuk dapat di pergunakan sebagaimana mestinya.

Tambak,05 Mei 2015

Calon Nasabah

KUSYANTA
Menyetujui

ETI KUSENDANG

SURAT KUASA POTONG GAJI

Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : KUSYANTA
Jabatan : Perangkat Desa/Staf Kasi Kesra
Alamat : RT 04 RW 01 Desa Pesantren Kec.Tambak Kab.Banyumas
Dengan ini memberi kuasa kepada juru bayar kantor/dinas Pemerintah Desa Pesantren Untuk memotong gaji saya setiap bulan sebesar Rp.323.611,- yang telah di tentukan sebagai angsuran pinjaman saya pada PD BANK PERKREDITAN RAKYAT BKK PURWOKERTO sampai dengan kredit dinyatakan lunas oleh pihak Bank.Apabila saya pindah karena kedinasan,maka saya merelakan seluruh gaji di gunakan untuk melunasi sisa pinjaman serta kewajiban lainya dan jika masih ada kekurangan,saya akan menutup dengan uang tunai sesuai perhitungan pihak Bank.

Tambak,05 Mei 2015

Yang diberi kuasa
Juru Bayar

WARKHANUDIN
Yang memberi kuasa
Peminjam

6000

KUSYANTA

SURAT PERNYATAAN POTONG GAJI

Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : WARKHANUDIN
Jabatan : Perangkat Desa/Kaur Keuangan
Alamat : RT 03 RW 01 Desa Pesantren Kec.Tambak Kab.Banyumas
Berdasarkan surat kuasa potong gaji yang kami terima dari :
Nama : KUSYANTA
Jabatan : Perangkat Desa/Staf Kasi Kesra
Alamat : RT 04 RW 01 Desa Pesantren Kec.Tambak Kab.Banyumas

Maka saya selaku juru bayar bertanggung jawab penuh atas kelancaran angsuran pinjamanya baik pokok maupun bunga serta kewajiban lain dan sanggup untuk menyetorkan kepada PD BPR BKK Purwokerto setiap bulan berturut – turut sampai dengan kredit di nyatakan lunas oleh pihak Bank.

Tambak,05 Mei 2015

Mengetahui
Kepala Desa Pesantren

HAMIDUN
Pembuat Pernyataan
Juru Bayar

WARKHANUDIN

SURAT PERNYATAAN
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : HAMIDUN
Jabatan : Kepala Desa Pesantren
Kantor/Dinas/Instansi : Pemerintah Desa Pesantren.
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Kantor/Dinas/Instansi menyatakan hal – hal sebagai berikut :
1. Sepakat mengadakan kerjasama antara Kantor/Dinas/Instansi Pemerintah Desa Pesantren dengan PD.BPR BKK Purwokerto.
2. Menyetujui pengajuan kredit pada PD. BPR BKK Purwokerto atas :
Nama : KUSYANTA
Jabatan : Perangkat Desa/Staf Kasi Kesra
Alamat : RT 04 RW 01 Desa Pesantren Kec.Tambak Kab.Banyumas
3. Bertanggung jawab penuh terhadap pengembalian kredit baik pokok maupun bunga serta kewajiban lain sesuai Perjanjian Kredit yang telah disepakati oleh nama yang tersebut pada poin 2.
4. Memerintahkan kepada juru bayar untuk memotong gaji atas nama yang tersebut pada poin 2.sekaligus untuk menyetorkanya kepada PD.BPR BKK Purwokerto sesuai jumlah yang telah di tentukan dan disepakati antara peminjam dengan pihak Bank.
5. Menyatakan pula sebagai penanggung jawab ( borgh toch ) atas nama pemohon kredit tersebut di atas selama yang bersangkutan masih aktif dan atau terjadi Pemutusan Hubungan Kerja oleh sebab apapun.
Demikian surat pernyataan ini saya buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya
Tambak,05 Mei 2015

Kepala Desa Pesantren

6000
HAMIDUN

Ginjal Kita

Fungsi ginjal adalah tempatnya membersihkan darah dari berbagai zat hasil metabolisme tubuh dan racun yang tidak dibutuhkan dalam berntuk air seni.
sebagai organ vital, ginjal harus dirawat sebaik mungkin.
Kalau tidak, penyakit gagal ginjal bukanlah suatu yang mustahil akan menyerang diempunya.
Walau kecil, organ ginjal ini tergolong sangat vital sehingga masyarakat awam menyebutnya juga dengan buah pinggang.

Air seni diproduksi terus-menerus dari menit ke menit di ginjal,
lalu dialirkan melalui saluran kemih ke kandung kemih.
Bila cukup banyak urin di kandung kemih, akan timbul rangsangan buang air kecil.
Air seni akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui saluran yang disebut uretra (berada dalam alat kelamin).

Jumlah air seni yang dikeluarkan setiap hari berkisar antara 1-2 liter.
Dengan demikian fungsi ginjal lainnya adalah mempertahankan keseimbangan dan mengatur konsentrasi dan komposisi cairan tubuh.

Fungsi ginjal selanjutnya adalah mempertahankan volume dan tekanan darah, mengatur keadaan kalsium pada tulang, mengatur produksi sel darah merah,
dan juga menghasilkan hormon seperti erythropoietin atau EPO,
reni dan vitamin D aktif.

Begitu banyak fungsi ginjal.
Karena itu, bila ada kelainan yang mengganggu organ ginjal,
berbagai penyakit dapat kita derita.
Kelainan ginjal bisa berupa penyakit ringan
seperti penyakit infeksi saluran kemih atau sangat berat
seperti penyakit gagal ginjal.

Kelainan dapat terjadi akibat adanya kelainan pada ginjal
(penyakit ginjal primer).
Bisa juga akibat komplikasi penyakit sistematik (penyakit ginjal sekunder)
seperti penyakit kencing manis (diabetes) dan lain-lain.

PENYAKIT GINJAL PRIMER

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kelainan ginjal:

1. Penyakit Ginjal Berupa Peradangan Ginjal dan Saluran Kemih
Kebanyakan wanita pernah mengalami infeksi saluran kemih (ISK).
Gejalanya antara lain rasa panas saat buang air kecil,
demam disertai menggigil, air seni keruh atau merah,
sakit di daerah kandung kemih (infeksi saluran kemih bawah)
atau ginjal (infeksi saluran kemih atas),
banyak sel darah putih (leukosit) pada air seni,
pada biakan (kultur) air seni dapat ditemukan kuman penyebabnya.

Penyakit ginjal tipe ini biasanya terjadi
karena penggunaan obat-obat kimiawi secara berlebihan,
termasuk obat sakit kepala, pegal linu,
penghilang rasa nyeri dan obat rematik (obat analgesic antipiretik),
serta jamu-jamuan yang dijual bebas di warung.

Obat-obat ini menyebabkan iritasi, erosi dan perdarahan lambung.
Pemakaian analgesic jangka panjang dan dosis yang tidak sesuai
dengan anjuran pemakaiannya (tanpa resep dari dokter)
dapat menyebabkan nefropati analgesic (NA),
yaitu penyakit ginjal yang ditandai peradangan kronis
dan kematian jaringan ginjal.

infeksi saluran kemih bagian bawah tanpa komplikasi
biasanya akan sembuh sendiri.
Minum dalam jumlah banyak dapat membantu.
Dengan minum banyak, kita sering kending,
sehingga kuman dan bakteri ikut terbuang bersama air seni.

2. Penyakit Ginjal Berupa Gagal Ginjal Mendadak
Toksin, alergi obat, keracunan atau kehilangan darah,
kehilangan cairan atau trauma
bisa menyebabkan penyakit gagal ginjal mendadak (acute renal failure).
Kegagalan ginjal mendadak biasanya dapat disembuhkan dengan cuci darah.
Kalau pembersihan ginjal seperti ini berhasil,
biasanya penderita sembuh kembali
dan ginjal akan berfungsi secara normal.

3. Penyakit Ginjal Berupa Batu Saluran Kemih
Bisa muncul pada ginjal, saluran kemih, kandung kemih atau uretra.
Lebih sering menyerang laki-laki, meski wanita juga bisa terkena.
Batu saluran kemih sering menimbulkan infeksi saluran kemih berulang.

Gejalanya antara lain infeksi saluran kemih berulang,
muncul sumbatan saluran air kemih ditandai nyeri “kolik” di pinggang.
Menjalar ke bawah sepanjang lipat paha sampai ke buah pelir (laki-laki)
atau bibir kemaluan (wanita).
Kadang muncul juga rasa nyeri luar biasa, datangnya mendadak,
berulang-ulang, disertai rasa mual kadang diikuti muntah-muntah.

“Kolik” ginjal biasanya disertai dengan buang air kecil berdarah.
Belum diketahui pasti mengapa seseorang memproduksi batu
pada saluran kemihnya, sedangkan orang lain tidak.
Dengan demikian, cara pencegahan timbulnya batu
juga belum diketahui secara pasti.

4. Penyakit Ginjal Berupa Glomerulonefritis
Ini adalah kelainan yang menyerang sel-sel penyaring ginjal
(sel glomerulus).
Glomerulonefritis menahun adalah penyakit ginjal
yang paling sering menimbulkan gagal ginjal di kemudian hari.
Kelainan ini akibat gangguan utama pada ginjal (primer)
atau komplikasi penyakit lain (sekunder),
misalnya komplikasi penyakit kencing manis (diabetes),
keracunan obat, penyakit infeksi dan lain-lain.

Pada penyakit ini sering terjadi kebocoran ginjal.
Kebocoran yang berupa zat putih telur (protein) ini
disebut sindroma nefrotik atau kebocoran sel darah merah (eritrosit).

Adapun gejala glomerulonefritis bisa berlangsung
secara mendadak (akut) atau secara menahun (kronis),
dan seringkali tak diketahui karena tidak menimbulkan gejala.
Gejalanya antara lain mual-mual, kurang darah (anemia), atau hipertensi. Glumerulonefritis akut sering terjadi pada anak-anak.
Gejala umum berupa sembab kelopak mata,
kencing sedikit dan berwarna merah. Biasanya disertai hipertensi.

Glumerulonefritis kronis (menahun) sering tidak terdeteksi
karena tidak menimbulkan gejala.
Gejalanya berupa mual-mual, kurang darah (anemia) dan hipertensi.
Bila tahap penyakit ginjal sudah lanjut (gagal ginjal terminal),
gejala-gejala baru muncul secara jelas, seperti badan lemah,
sesak nafas, sakit kepala, muntah-muntah, dan penurunan kesadaran.

5. Penyakit Ginjal Berupa Kelainan kongenitial atau bawaan ginjal
Kelainan kongenitial ginjal (kelainan bawaan sejak lahir)
yang pada akhirnya sering menimbulkan gagal ginjal
adalah penyakit ginjal polikistik.

Penyakit ginjal ini seringkali tidak menimbulkan gejala awal.
Setelah penderita meningkat dewasa baru timbul gejala
seperti adanya darah dalam air seni (hematuri)
atau nyeri pada daerah ginjal.
Biasanya penyakit ini juga diidap oleh anggota keluarga lainnya.
Kelainan kongenital itu dapat menimbulkan gagal ginjal,
misalnya ureter rangkap, horse shoe kidney,
syndrome van alport, simdroma van fabry, dan lain-lain.

PENYAKIT GINJAL SEKUNDER

Berikut ini beberapa penyakit yang paling sering
menimbulkan penyakit ginjal di Indonesia:

1. Nefropati diabetic (komplikasi diabetes)
Nefropati diabetic adalah penyakit ginjal yang diakibatkan
oleh penyakit kencing manis (diabetes mellitus).
Nefropati diabetic merupakan komplikasi menahun diabetes.
Setelah kira-kira 15 tahun menderita,
sekitar 10-30 persen diabetesi akan menunjukkan
gejala komplikasi penyakit ginjal.

Gejala paling awal adalah
ditemukannya protein dalam air seni (proteinuria).
Bila proteinuria menghebat,
maka penderita akan kekurangan protein dalam darah.
Akibatnya, timbul sembab di seluruh tubuh (sindroma nefrotik).
Bila dibiarkan, bisa terjadi penyakit gagal ginjal terminal.
Hal penting yang harus dilakukan adalah
usaha proses pengobatan yag baik terhadap diabetes.

2. Hipertensi
Penderita hipertensi menahun dapat berakhir dengan kelainan ginjal.
Sebaliknya, salah satu gejala penyakit ginjal adalah timbulnya hipertensi.

3. Nefropati urat (gangguan ginjal akibat asam urat)
Asam urat tinggi dalam darah menimbulkan batu pada saluran kemih.
Gejala nefropati urat ditandai adanya peninggian asam urat dalam darah (hiperuriksemia), ditemukannya batu asam urat dalam saluran kemih,
penimbunan asam urat pada jaringan atau kulit (tophi)
yang dapat disertai dengan rematik gout.

4. Penyakit lain
Penyakit lain yang dapat menimbulkan penyakit ginjal,
antara lain inflamasi ginjal, penyakit genetic seperti kelainan kekebalan,
cacat lahir, sumbatan akibat asam jengkol (jengkolic acid),
lupus nefritis sistemik, dll.

BAROKAH

Barokah adalah kata yg diinginkan oleh hampir semua hamba yg beriman, karenanya orang akan mendapat limpahan kebaikan dalam hidup.

Barokah bukanlah cukup & mencukupi saja, tapi barokah ialah ketaatanmu kepada الله dg segala keadaan yg ada, baik berlimpah atau sebaliknya.

Barokah itu: “albarokatu tuziidukum fi thoah” ~ barokah menambah taatmu kepada الله.

Hidup yg barokah bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru barokah sebagaimana Nabi Ayyub عليه السلام, sakitnya menambah taatnya kepada الله.

Barokah itu tak selalu panjang umur, ada yg umurnya pendek tapi dahsyat taatnya layaknya Musab ibn Umair.

Tanah yg barokah itu bukan karena subur & panoramanya indah, karena tanah yg tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan الله tiada yg menandingi.

Makanan barokah itu bukan yg komposisi gizinya lengkap, tapi makanan itu mampu mendorong pemakannya menjadi lebih taat setelah makan.

Ilmu yg barokah itu bukan yg banyak riwayat & catatan kakinya, tapi yg barokah ialah yg mampu menjadikan seorang meneteskan keringat & darahnya dalam beramal & berjuang untuk agama الله.

Penghasilan barokah juga bukan gaji yg besar & bertambah, tapi sejauh mana ia bisa jadi jalan rizqi bagi yg lainnya & semakin banyak orang yg terbantu dg penghasilan tersebut.

Anak² yg barokah bukanlah saat kecil mereka lucu & imut atau setelah dewasa mereka sukses bergelar & mempunyai pekerjaan & jabatan hebat, tapi anak yg barokah ialah yg senantiasa taat kepada Rabb-Nya & kelak di antara mereka ada yg lebih shalih & tak henti²nya mendo’akan kedua Orang tuanya.

Semoga segala aktifitas kita hari ini barokah بَارَكَ اللهُ فِيْك
Silahkan share kepada tmn2 yg lain jika dirasa ilmu ini brmanfaat.smile emotikon Barang siapa yg mengajarkan satu ilmu dan org tsb mengamalkannya maka pahala bagi org yg memberikan ilmu tsb tanpa mengurangi pahala org yg mengamalkan ilmu tsb.(HR.Bukhori Muslim)